Profil Tim Denmark

Wajah penuh senyum Morten Olsen tampak dari papan reklame di seluruh penjuru Denmark. Namun bukan untuk mempromosikan Piala Dunia, melainkan iklan alat bantu dengar, yang menampilkan sang pelatih tim nasional mereka yang tuna rungu. Ini memang pembawaan khas warga Denmark yang selalu santai. Mereka hidup di negara kecil, sehingga terhindar dari segala tuntutan besar dan publikasi berlebihan, yang menyelimuti sepakbola Italia, Jerman, Brasil dan lnggris. Mereka mengikuti semua kompetisi besar semata-mata hanya dengan harapan dan kepuasaan untuk bisa ikut berpartisipasi, dan hal itu sepertinya, berhasil mereka dapatkan. Ingat Piala Eropa 1992? Denmark bahkan tidak lolos kualifikasi, namun absennya Yugoslavia karena masalah politik, memberikan keuntungan bagi Denmark yang kemudian diundang masuk kembali sebagai pengganti, dan mengejutkan dunia dengan memenangkan turnamen tersebut.

Ini adalah untuk keempat kalinya Denmark lolos ke Piala Dunia, dan setiap kali mereka selalu menunjukkan kemajuan, bahkan pernah mencapai babak perempat final di Piala Dunia 1998, saat mereka dikalahkan Brasil 3-2 dalam pertandingan yang patut dikenang. Sebagian besar pendukung Denmark yakin prestasi timnya di Piala Dunia kali ini akan sebaik Piala Dunia 1998, karena mereka berada di grup yang cukup ‘ramah’ bersama Belanda, Kamerun dan Jepang – juga timbulnya kesadaran akan potensi mereka setelah dalam babak kualifikasi berhasil mengakali Portugal dan Swedia.

Dua tahun lalu Denmark dipandang sebelah mata karena minimnya pemain bintang di tim mereka, bahkan beberapa orang mengecap mereka sebagai tim nasional Denmark terburuk selama 30 tahun terakhir. Tapi Olsen menepis perkataan pedas itu dengan membangun unit cakap yang dipondasi oleh kerja sama defensif kelas tinggi antara Daniel Agger dan Simon Kjaer. Suporter dan media telah ditaklukkan, dan sekarang mulai bermunculan optimisme tim akan berhasil melalui babak penyisihan grup, dan bahkan lolos ke perempat final. Tentu saja, sebelumnya Denmark harus melewati tantangan terberat, yaitu mengalahkan Italia yang sudah hampir pasti lolos ke putaran kedua Piala Dunia.

Pengalaman Olsen sebagai salah satu pemain (1986) dan pelatih (2002) di ajang Piala Dunia, tentu saja membantu. Tim asuhannya akan sangat terorganisir dan sulit dilawan, meskipun tidak memiliki kreatifitas dari generasi sebelumnya. Tidak akan ada kegemparan maupun Michael Laudrup, namun fans berharap pemain muda jebolan Ajax, Christian Eriksen, diberi kesempatan untuk bersinar. Masalah terbesar justru muncul dari pemain depan, Jon Dahl Tomasson, yang seperti sudah kehabisan peluru, sementara Nicklas Bendtner dan Dennis Rommedahl tidak konsisten.

– sumber: World Soccer Indonesia (Juni 2010)

Pelatih Denmark: Morten Olsen

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply

Topik yang berhubungan dengan artikel "Denmark" adalah sebagai berikut: pemain muda & juni 2010 & piala dunia, hasil pertandingan denmark sebelumnya, keuntungan piala dunia 1998, pertandingan yang patut dikenang. Semoga artikel ini bisa bermanfaat bagi Anda semua, ya? :)

Powered by WordPress | Compare Credit Card Deals at iApplyForCreditCards.com | Thanks to BestInCreditCards.com, Video Game Music and Get Six Pack Abs