Jan Van Riebeeck, dari VOC (Dutch East India Company), adalah orang Eropa Pertama Yang menjejakkan kaki di Afrika Selatan pada tahun 1961. Dia menemukan Cape Town dan menjadikan kota itu koloni Belanda, dan tempat persinggahan kapal yang akan berlayar ke Timur Jauh. Masa itu dikenal dengan sebutan ‘Golden Age’, masa di mana Belanda adalah sebuah bangsa kuat yang menaklukkan dunia dan tujuh samudera. Dari Cape Town, bangsa Belanda sedikit demi sedikit mulai menetap, dan sampai saat ini masih bisa ditemukan elemen budaya Belanda di sana, seperti bahasa minoritas Penduduk Afrika, bahasa yang bertalian erat dengan bahasa belanda, yang memperkenalkan kata seperti ‘apartheid’ menjadi kosa kata sehari-hari.
Sekarang, hampir 350 tahun kemudian, Belanda kembali bersama tim nasional mereka, dengan harapan mencanai kesuksesan, dan sekali lagi menorehkan catatan tak terhapuskan – memenangkan Piala Dunia untuk pertama kalinya. Belanda akan tiba di Afrika Selatan dengan semangat positif . Lagipula, rekor kemenangan 100% mereka saat kualifikasi Piala Dunia, gelandang kelas dunia, kelebihan teknik menyerang yang dimiliki Wesley Sneijder dan Robin Van Persie, serta pasukan yang berpengalaman, adalah unsur-unsur mematikan, yang akan menjadikan mereka lawan yang berbahaya.
Herannya, optimisme di Belanda sendiri tidak setinggi Piala Dunia lalu. Jika dahulu mereka beranggapan Sepp Blatter akan segera mengukir nama Belanda di Piala Dunia, kali ini tidak demikian. Mungkin, hal ini terkait erat dengan apa yanq terjadi pada Piala Dunia yang sudah-sudah. Pada tahun 2006, pasukan Oranje tersingkir di putaran kedua; pada tahun 2002, mereka bahkan tidak lolos kualifikasi.
Di Piala Dunia kali ini, mereka berada satu grup dengan Denmark, Kamerun, dan Jepang, yang biasanya menjadi alasan yang cukup untuk berpesta-pora. Namun, pelatih Bert Van Marwijk bukan orang yang senang menggumbar kata-kata, dia lebih memilih untuk diam. Jika dilihat dari rekor mereka sepanjang babak kualifikasi, setidaknya, Belanda akan lolos ke putaran kedua. Dari sana, semuanya akan tergantung pada: apakah Marwijk bisa menemukan front-runner yanq sempurna – Huntelaar, Van Persie atau Van Nistelrooy? – apakah Arjen Robben akan fit, dan apakah masalah link lemah, seperti posisi bek kiri, bisa diatasi? Yang juga sama pentingnya adalah: apakah Belanda bisa mengambil kesempatan dan menqatasi pertandingan-pertandingan di babak selanjutnya, saat melawan musuh-musuh tangguh sePerti Argentina, Brasil, Perancis, Portugal, dan Spanyol?
Di masa lalu, Para Pemain Belanda kerapkali menunjukkan bahwa mereka bukan pemain turnamen seperti pemain Jerman atau ltalia. Namun Belanda kali ini dipenuhi pemain-pemain dari Liga Eropa terbaik, yang memiliki pengalaman internasional. Dan jika segala sesuatunya berjalan sesuai rencana, Belanda akan bertemu lawan berat mereka yang pertama di babak perempat final. Mungkin saat itu, setelah lebih dari tiga abad sejak kedatangan mereka untuk pertama kalinya di Afrika Selatan, pertanyaan apakah Belanda bisa sekali lagi menaklukkan dunia, akan terjawab.
– sumber: World Soccer Indonesia (Juni 2010)
Pelatih Belanda: Bert Van Marwijk

Posted in
Tags: 