Profil Tim Argentina

Untuk pertama kalinya dalam beberapa tahun, pendukung Argentina tidak terlalu antusias dengan timnya sendiri untuk memenangkan Piala Dunia. Alasan utamanya adalah karena Diego Maradona dianggap kurang tepat untuk menjadi pelatih. Pilihan yang lebih disukai adalah Carlos Bianchi, namun ketika ia menolak tawaran tersebut, presiden FA, Julio Crondona, berpindah kepada pria yang dianggap sebagai motivator hebat dalam tim yang meraih medali emas Olimpiade 2008.

Pada pertandingan kualifikasi ke-delapan setelah Maradona mengambilalih tim dari Alfio Basile, kesalahan-kesalahan taktis menjadi buktinya – khususnya kekalahan 6-l dari Bolivia – dan beberapa pemain berpengalaman tidak masuk dalam daftarnya. Juga terdapat pertentangan atas penunjukkan beberapa staf belakang layar. Carlos Bilardo – pelatih yang memenangkan Piala Dunia 1986 dan diangkat sebagai manajer tim untuk memberi pertimbangan kepada Maradona – diberitahukan bahwa ia tidak lagi diinginkan dan ia tidak diperkenankan berada di dekat lapangan.

Ketidakharmonisan tersebut adalah kenapa, setelah timnya berhasil melaju ke final dengan kemenangan 1-O atas Uruguay dalam pertandingan kualifikasi terakhir mereka, Maradona bersumpah untuk membuat dirinya mendapatkan dua bulan skorsing oleh FIFA ketika konferensi pers paska pertandingan perihal kritik atas dirinya. Sesaat setelah mereka berhasil memastikan diri lolos babak kualifikasi, sebuah polling yang dibuat oleh harian ternama menunjukkan bahwa 80 persen suara tidak menginginkannya sebagai pelatih.

Dua pertandingan persahabatan yang dimainkan setelah itu – tandang melawan tim-tim negara Eropa: Spanyol (kalah 2-1) dan Jerman (menang 1-0) – bagaimanapun, telah menggambarkan segalanya lebih berbunga dengan Maradona yang berkomentar setelah kemenangan di Munich: “Kemenangan ini tidak lantas menjadikan kita sebagai kandidat juara, tapi kami menunjukkan pada dunia bahwa kami akan berjuang di sana dan kami akan berusaha sebaik mungkin.”

Harapan terletak pada kenyataan bahwa Argentina memiliki banyak pemain bagus dan mampu mencetak gol di liga-liga besar di Eropa. Namun terdapat kekhawatiran bahwa mereka tidak dapat melakukannya bersama tim nasional – khususnya Lionel Messi, yang tidak pernah menunjukkan performa terbaiknya ketika bersama di Barcelona pada ajang internasional.

Juga terdapat keputusasaan ketika Maradona selalu menggunakan formasi 4-4-2 kesukaannya walaupun Argentina memiliki banyak pemain yang dapat mencetak gol, dan itulah yang membuat Messi bermain terlalu jauh ke belakang. Akan tetapi, Maradona telah memberitahu Messi bahwa ia diizinkan untuk bermain dimana saja dan hal itu dapat membawa perubahan taktik – sebuah gerakan yang dapat meyakinkan para pengkritik atas kemampuannya menggabungkan kekuatan tim untuk bertanding di Afrika Selatan.

– sumber: World Soccer Indonesia (Juni 2010)

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply

Topik yang berhubungan dengan artikel "Argentina" adalah sebagai berikut: Lionel messi 21 juni 2010, vidio pertandingan piala dunia 1986. Semoga artikel ini bisa bermanfaat bagi Anda semua, ya? :)

Powered by WordPress | Compare Credit Card Deals at iApplyForCreditCards.com | Thanks to BestInCreditCards.com, Video Game Music and Get Six Pack Abs